Dimensi Estetika Seni Kriya Ruang Publik di Yogyakarta

Main Article Content

Ernawati Ernawati
Renny Nirwana Sari
Yunita Nur Afifah

Abstract

Seni Kriya mengalami perkembangan dan pergeseran , termasuk dalam aspek spasial.  Karya seni kriya yang dikenal dengan aspek fungsional untuk pemenuhan kebutuhan keseharian, dengan penempatan pada ruang domestik, kini telah merambah dengan bergeser ke ruang yang luas yaitu ruang publik, seperti yang terlihat dibeberapa titik di kota Yogyakarta. Hal ini tentu saja memberikan pengaruh pada dinamika kriya khususnya di Kota Yogyakarta. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui estetika pada karya yang ditempatkan pada karya seni kriya di ruang publik di Yogyakarta, khususnya pada konteks intra estetik. Selain itu juga untuk mengetahui bagaimana karya tersebut berkontribusi pada sisi intra dan ekstra estetik kota Yogyakarta. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dimensi estetik seni kriya ruang publik baik di luar ruang dan dalam gedung layanan publik mampu memperkuat branding kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan seni, destinasi wisata, seni  dan budaya. Karya seni kriya  publik dapat menjadi landmark temporer bagi kota. Persepsi publik sebagian besar memiliki respon positif tentang seni kriya ruang  publik, namun mereka lebih menyukai jenis karya seni yang menyertakan informasi, indah dan bersifat ekspresif daripada yang  sekedar memiliki aspek fungsional. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan seni kriya ruang publik dan tata kota, khususnya dalam membangun seni kriya ruang publik di wilayah Yogyakarta, serta  berkontribusi dalam kolaborasi keilmuan seni, tata kota, dan ruang publik dalam perancangan perkotaan kontemporer, melalui karya seni sebagai topik penelitian yang pelu terus dikembangkan

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Auliaamafaza, A. I., Wahyuni, I. S., Erlangga, E. A., & Amirudin, A. 2022. Ethnography of Thruthuk as Identity of Cultural Arts in Semarang City–Indonesia. File:///C:/Users/ACER/Downloads/Scholar (19).Ris.

Basundoro, P., & Dian Putra, L. R. 2019. Contesting Urban Space between the Dutch and the Sultanate of Yogyakarta in Nineteenth-Century Indonesia. Canadian Journal of History, 54(1–2), 46–83.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. 2017. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Cuffie, H. A. T. 2021. Public Art and the Impact it has on the Society. Journal of Contemporary Indonesian Art, 7(2), 98–104.

Danesi, M. (2011). Pesan, Tanda dan Makna Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. terj. Evi Setyarini Dan Lusi Lian Piantari. Yogyakarta: Jalasutra. Faqih, Masour.

Dagdanova, Ì. B. 2022. Public art as a factor of the comfortable urban environment. AIP Conference Proceedings, 2434(1), 40003.

GOH, X. Z. (n.d.). 2014 JOANES J. AHMAD SOFFIAN A. GOH XZ KADIR S. Persepsi & Logik. Universiti Teknologi Malaysia: Malaysia.

He, H., & Gyergyak, J. (2021). Enlightenment from street art activities in urban public space. Pollack Periodica, 16(1), 169–175.

Liu, T. L., Cao, W., & Liu, Y. (2022). Gray Public Space Under Urban Bridge-A Case Study of Public Arts Space Micro-Transformation Focusing on” Regional Culture” and” Art for All”.

Li, Y., & Sahari, F. 2022. The application of regional culture in urban public space design. Cogent Arts & Humanities, 9(1), 2116773.

Mackel, C. (2011). Impact of the conflict on public space and architecture. Arts Council of Northern Ireland.

Nia, H. A., & Suleiman, Y. H. (2018). Aesthetics of Space Organization: Lessons from Traditional European Cities. Journal of Contemporary Urban Affairs, 2(1), 66–75.

Novak, D. 2019. The arts of gentrification: Creativity, cultural policy, and public space in Kamagasaki. City & Societyfile:///C:/Users/ACER/Downloads/Scholar (5).Ris, 31(1), 94–118.

Pang, C. L., & Hillmann, F. 2022. Urban art and cosmopolitanism: Re-imagining the hybrid city through art. In Cosmopolitan Civil Societies: An Interdisciplinary Journal (Vol. 14, Issue 2, pp. 1–5). UTS ePress Sydney.

Salwa, M. (2019). The Everyday Aesthetics of Public Space. Acta Universitatis Lodziensis. Folia Philosophica. Ethica–Aesthetica–Practica, 33, 75–89.

Sergio GARCÍA-DOMÉNECH, 2015. URBAN AESTHETICS AND SOCIAL FUNCTION OF ACTUAL PUBLIC SPACE: A DESIRABLE BALANCE, URBAN AESTHETICS AND SOCIAL FUNCTION OF ACTUAL PUBLIC SPACE: A DESIRABLE BALANCE, volume 10, no 4

Xing, Q., & Chen, L. 2018. Urban public space design emotional expression based on landscape archetypes theory. 2018 International Conference on Management, Economics, Education, Arts and Humanities (MEEAH 2018), 156–160.

Wu, J. (2016). Research on the influence of public art on city image. Journal of Building Construction and Planning Research, 4(4), 219–224.

Von Schönfeld, K. C., & Bertolini, L. 2017. Urban streets: Epitomes of planning challenges and opportunities at the interface of public space and mobility. Cities, 68, 48–55.

Yu, S., & Wang, H. 2022. Prediction of Urban Street Public Space Art Design Indicators Based on Deep Convolutional Neural Network. Computational Intelligence and Neuroscience, 2022

Zebracki, M., & Luger, J. 2019. Digital geographies of public art: New global politics. Progress in Human Geography, 43(5), 890–909.