Alminium Clay Sintetic Sebagai Media Ukir Pada Kerajinan Bambu Untuk Meningkatkan Nilai Estika Produk Kriya Bambu

Authors

  • Afrizal Afrizal Institut Seni Indonesia Surakarta

Keywords:

Seni Ukir, Aluminium Clay Sintetic, Kerajinan Bambu

Abstract

ABSTRAK

Seni kerajinan di Indonesia telah mengalami kemajuan dengan memanfaatkan berbagai macam media dan serta penerapan  ragam hias, mulai dari pengembangan bentuk motif, media, teknik, dan aspek pengembangan lainnya. Dilihat dari pemahaman di masyarakat luas bahwa seni mengukir merupakan sebuah tindakan bagaimana pengolah media dengan beberapa teknik  seperti teknik cukil, gores, coret, dan pahat, yang diterapkan pada media kayu, kulit, dan logam. Keahlian seni ukir di Indonesia tersebut sangat perlu ada pengembangan- pengembangan untuk menambah ekspresi seni bagi para pengrajin dan para pegiat seni ukir lainnya. Penelitian tentang pengembangan seni ukir diharapkan mampu memberi dampak yang nyata dalam rangka memberikan gambaran tentang alternatif pengembangan dari seni ukir yang berkembang selama ini. Penelitian ini akan fokus pada penerapan Aluminium Clay Sintetic sebagai media  seni ukir pada produk bambu  seperti  meja, dan kursi tamu yang sudah ada. Oleh demikian penelitian terapan ini lebih menekankan pada teknik mengukir diatas pruduk bambu yang sudah ada  Aluminium Clay Sintetik merupakan suatu bahan yang dibuat menyerupai tanah liat, yang memiliki elastis tinggi sehingga sangat mudah untuk dibentuk sesuai dengan rancangan yang diharapkan. Teknik pembentukan Aluminium Clay Sintetik ini pun hampir menyerupai  dengan  teknik  Clay alamiah  atau  tanah  (tambang),  Aluminium  Clay Sintetik tidak melewati pembakaran cukup diangin-anginkan saja untuk mendapatkan kekerasanya, dengan sifat ini akan mempercepat pengukiran dibandinkan dengan teknik ukir kayu maupun bambu secara tradisional. Sajian penelitian ini menggunakan metode penciptaan karya Sp.Gustami  2007 Butir-butir Estetika Timur Ide Dasar Penciptaan Seni Kriya Indonesia, Yogyakarta: Prasista,   untuk pembentukan motif ukiran yaitu memunculkan motif ukir tradisi yang dikemas dalam penerapannya pada  meja, dan kursi tamu dengan mengaplikasikan pola motif garapan tradisi   dengan cara baru yaitu dengan teknik tempel dan teknik pinching. Metode ini menuangkan motif tradisi Jawa Barat yaitu motif Naga Singo Barong dan Motif Kujang dengan gubahan pada pola mengikuti bentuk  meja, dan kursi tamu, sedangkan teori penciptaannya penelitian ini penulis menggunakan teori, Monroe  Beardsley  dalam Problems In The Philosophy of Criticism.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus Ahmadi, 2005 Keberagaman Seni Dan Kriya, Ornamen, Jurnal Kriya Seni ISI Surakarta, ISSN 1693-7724. Vol. 2 No. 2 Juli 2005.

Aryo Sunarso, 2011 Ornamen Nusantara. Semarang:Effhar Offset

Dharsono Sony Kartika dan Sunarmi,2007 Estetika Seni Rupa Nusantara, ISI Press Solo, Surakarta

Husni Mubarat, 2022 AESTHETIC EXPLORATION OF BAMBOO CRAFT DECORATIVE LIGHTS BASED ON THE CREATIVE INDUSTRY, Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni, Vol 24, No. 2 Edisi Juli-Desember 2022. P-ISSN: 1412-

1662, E-ISSN: 2580-2208

Nurdian Ichsan, 2014 Mengenal Seni Keramik Modern EDISI, cet.1 Bekasi : Nusa Book

Poerwodarminto, 1976 Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: alai Pustaka

Poespoprodjo, W.2004 Hermeneutika. Bandung:Pustaka Setia

Soegeng Toekio,1992 Anggitan Perlambang Jawa Pada Nekaukir Kayu, Bandung: Thesis, Pascasarjana ITB

Soeprapto, 200 Ornamen Ukir Kayu Tradisional Jawa 2 Semarang:Effhar Offset

Suryadi dkk,2008 Kujang, bedog, dan topeng, Bandung : Yayasan Pusat Studi Sunda

Siska Dewi Yulianti dkk, 2022 Peranan Kriya Bambu Dalam Meningkatkan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19, Jurnal Ilmiah Manajemen (E-ISSN : 2615-4978, P-ISSN :2086-4620) Vol 13 No 3 November 2022

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Afrizal, A. (2026). Alminium Clay Sintetic Sebagai Media Ukir Pada Kerajinan Bambu Untuk Meningkatkan Nilai Estika Produk Kriya Bambu. Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik Dan Wacana Seni Budaya Rupa, 18(1), 45–59. Retrieved from https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/brikolase/article/view/8354

Issue

Section

Articles