Eksplorasi Motif Digital Berbasis Narasi Legenda Sangkuriang dalam Desain Artwear
DOI:
https://doi.org/10.33153/brikolase.v18i1.8370Keywords:
Sangkuriang legend, motif design, hermeneutics, artwear designAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penyusutan makna narasi budaya lokal dalam desain fesyen yang cenderung hanya mengejar estetika visual empiris, legenda Sangkuriang memiliki kekayaan simbol dan nilai filosofis kosmologi Sunda yang berpotensi menjadi identitas visual yang kuat. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya strategi transformasi narasi cerita rakyat ke dalam sistem visual motif digital guna menjaga relevansi budaya di tengah dominasi estetika global melalui medium artwear. Tujuan penelitian ini untuk merumuskan konsep transformasi visual narasi legenda Sangkuriang menjadi motif digital yang sarat akan makna untuk diaplikasikan pada desain artwear. Penelitian ini menggunakan perspektif hermeneutika budaya melalui tiga tahap: pre-understanding (materi narasi), explanation (analisis struktural), dan comprehension (interpretasi baru). Data dikumpulkan melalui observasi, studi piktorial, dan studi literatur. Analisis dilakukan melalui lingkaran hermeneutik untuk menjembatani teks legenda dengan desain digital guna menafsirkan makna simbolik dalam konteks budaya sebagai dasar transformasi narasi menjadi motif digital melalui abstraksi dan stilasi visual. Hasil penelitian menunjukkan transformasi simbol budaya melalui pendekatan hermeneutika dengan menghasilkan desain motif digital yang tidak hanya berfungsi secara dekoratif, tetapi juga sebagai medium ekspresi pada desain artwear.
Kata kunci: Legenda Sangkuriang; desain motif; hermeneutik; desain artwear.
Downloads
References
Albahi, H. D., & Budiono, N. R. (2024). Estetika Motif Nyi Pohaci: Interpretasi Mitos Dewi Sri dalam Desain Motif Kontemporer. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 91-197. doi:https://doi.org/10.26742/atrat.v12i2.3803.
Andayani, V., & Mila Karmila. (2024). Eksplorasi Digital Printing MOtif Wayang Sebagai Hiasan Pada Busana Pesta. ARS - Jurnal Seni Rupa dan Desain, 24(3), 169-174. doi:https://doi.org/10.24821/ars.v24i3.5334
Azzahra, F. N., & Soraya, A. (2025). Desain Ilustrasi Sebagai Sarana Pengenalan 3 Puspa Nasional Indonesia. KOLASE: Jurnal Senin dan Desain, 1(1), 43-55.
Barnard, M. (2011). Fashion sebagai Komunikasi: Cara Mengkomunikasikan Identitas Sosial, Seksual, Kelas dan Gender. Yogyakarta: Jalasutra.
Bestari, A. G., & Ishartiwi . (2015). Pengaruh Penggunaan Media Moodboard Terhadap Pengetahuan Desain Busana Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Busana. Yogyakarta: Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.
Budiono, N. R. (2018). Avant-Garde Sebagai Ilustrasi Mitos Dewi Sri. Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya, 3(1), 71-80.
Craik, P. J. (2009). Fashion: The Key Concept. United States: Berg Publishers.
Delaneirabudy, G. F., Budiono, N. R., & Fitra, A. (2024). Futatsu No Bunka: Penciptaan Ready To Wear Deluxe Bergaya Kimono Kurotomesode Dengan Aplikasi Motif Wayang Rama Shinta. Jurnal ATRAT, 12(2), 183-190. doi:https://doi.org/10.26742/atrat.v12i2.3567
Kartikasari, S. M., Anna Galuh Indrreswari, S. M., Septianti, S. M., Dwi Agus Susila, S. M., Wafaa Letya Jahroo, S. M., Annisa Fitra, S. M., . . . Judijanto, L. (2025). Fashion Design. (I. K. Sari, Penyunt.) Jambi, Jambi: Penerbit Buku Sonpedia. Diambil kembali dari https://buku.sonpedia.com/2025/09/fashion-design.html#:~:text=Buku%20%E2%80%9CFashion%20Design%E2%80%9D%20membahas%20secara,perkembangan%2C%20hingga%20penerapan%20prinsip%20desain.
Khairunnisa, T., & Katiah. (2024). Analisis Makna Simbolisme dan warna Mahkhluk Mitos Mishepishu Pada Busana Pesta Malam Wanita. Brikolase, 16(1), 88-89. doi:https://doi.org/10.33153/brikolase.v16i1.5762
Kurniawan, A. J. (2025). Visualisasi Cerita Rakyat Sangkuriang Sebagai Motif Sulam Dalam Busana Cheongsam Wanita pada Tradisi Sangit. Yogyakarta: ISI Yogyakarta.
Leventon, M. (2005). Artwear: Fashion and Anti-Fashion. London: Thames & Hudson.
Martsidaun, C. S. (2024). Makna Simbolis Topeng Malangan Lembu Suro Dalam Persfektif Semiotika Visual. Brikolase, 16(2), 156-167. doi:https://doi.org/10.33153/brikolase.v16i2.6603
Paul Ricoeur, d. J. (1982). Hermeneutics and the Human Sciences, Essays on Language, Action and Interpretation. Cambridge: Cambridge University.
Putra, E. S. (2025). Kajian Visual Dan Filosofis Waruga Bodas Dalam Konteks Sosio-Kultural Desa Pusakanagara, Baregbeg Ciamis. rikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa, 17(2), 220-233. doi:https://doi.org/10.33153/brikolase.v17i2.7774
Putra, Y. S., Riana, I., Darmanto, N., Amala, M., & Sape'i, I. (2026). Revitalisasi Motif Tradisional: Perancangan Batik Buaya Mangao Sebagai Identitas Visual Lokal. JURNAL DA MODA, 7(2), 117-124. doi:https://doi.org/10.35886/d3b3ke13
Suharno, Fitra, A., Budiono, N. R., & Pratiwi, L. O. (2023). Written Clothing Artwear Inspirasi Prabangsa. Prosiding Penelitian dan PKM ISBI Bandung (hal. 273-277). Bandung: Sunan Ambu Press ISBI Bandung.
Trisnawati, T. Y. (2011). Fashion sebagai Bentuk Ekspresi Diri dalam Komunikasi. Jurnal The Messenger - Cultural Studies, IMC and Media, 3(2), 36-47. doi:https://doi.org/10.26623/themessenger.v3i2.268
Utami, L., Sunarmi, Purnomo, A. J., Nur, A., & Khoirunisa, N. (2025). Pengaplikasian Motif Busana Dayak Ngaju Menjadi Busana Ready to Wear. Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa, 17(2), 207-219. doi:https://doi.org/10.33153/brikolase.v17i2.7706
Yovalzy, T., Aldi Hendrawan, & Marissa Cory Agustina. (2024). Pemanfaatan Pewarna Alami Merbau Gama Indigo ND Sebagai Cat Lukis Tekstil dan Penerapan Pada Produk Tekstil. e-Proceeding of Art & Design. 11, hal. 163-178. Bandung: Tel-U. Diambil kembali dari https://repositori.telkomuniversity.ac.id/pustaka/200368/pemanfaatan-pewarna-alami-merbau-gama-indigo-nd-sebagai-cat-lukis-tekstil-dan-penerapannya-pada-produk-tekstil.html#:~:text=Dan%20dengan%20kemunculan%20brand%20Gama%20Indigo%20ND,bubuk%20atau%20cair
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 NADIA RACHMAYA NINGRUM BUDIONO, Haidarsyah Dwi Albahi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Author continues to retain the copyright if the article is published in this journal. The publisher will only need publishing rights

