ARTI SIMBOLIS DIBALIK ORNAMEN RUMAH LIMAS PALEMBANG

Abdul Rakhman, D., Dharsono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk dan makna dibalik ornamen yang terdapat pada
Rumah Limas Palembang, Sumatera Selatan. Rumah Limas atau Rumah Bari merupakan bentuk
arsitektur tradisional Palembang yang paling terkenal karena corak, bentuk, dan kepadatan seni ukir
pada rumah tersebut yang disertai kemegahan. Selain itu, keunikan dan kekhasan dari berbagai bentuk
motif hiasan Rumah Limas Palembang itu tidak dimiliki oleh rumah tradisional lainnya. Ciri khas bentuk
motif hiasan Rumah Limas Palembang terlihat dari atapnya yang berbentuk piramida menurun curam,
dihiasi simbar-simbar, dan diberi tambahan bunga melati. Bentuk atap tersebut melambangkan
keagungan dan pengayoman adab sopan santun. Semua motif dalam Rumah Limas Palembang itu
menggambarkan kehidupan atau tatanan tata krama dari masyarakat Palembang.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode etnografi yang menggunakan berbagai data
kualitatif berkaitan dengan ornamen Rumah Limas Palembang. Hal itu dilakukan dengan pendekatan
estetika Djelantik dan data diperoleh dari kegiatan observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan rumah Limas Palembang sangat berkaitan erat
dengan matahari dan sungai, sehingga hal itu sangat menentukan posisi rumah yang akan didirikan.
Budaya itu dipegang teguh karena masyarakat Palembang dahulu sangat bergantung pada sungai, baik
untuk transportasi maupun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ornamen Rumah Limas Palembang
sangat beragam dan terletak pada dinding rumah, pintu, pagar rumah depan. Setiap ornamennya
memiliki fungsi masing-masing dan dikerjakan dengan teknik ukir menggunakan bahan dasar berupa
kayu. Ditinjau dari nilai estetikanya, Rumah Limas Palembang memiliki motif yang sederhana, namun
indah dan menarik, serta mengandung makna simbolis di dalamnya.
Kata kunci: arti simbolis, ornamen, rumah Limas

Full Text:

PDF

References


Dharsono, Sony. 2007. Budaya Nusantara, Kajian

Konsep Mandala Tri-Loka Terhadap

Pohon Hayat Pada Batik Klasik.

Bandung: Rekayasa Sains.

Erwan Suryanegara. 2005. Rumah Ulu

Komering.http://majour.maranatha.edu/ind

ex.php/ambiance/article/download/562/548

. Diakses tanggal 10 Juli 2015 pukul 11.45

WIB

Guntur. 2004. Ornamen Sebuah Pengantar.

Surakarta: Penerbit P2AI bekerja sama

dengan STSI Surakarta.

Johny Siregar. 1985. The Tradisional Architecture

of Indonesia. Bandung Pustaka.

Siswanto, Ari dkk. 1997. Rumah Limas

Palembang (Laporan Penelitian).

Palembang; Lembaga Penelitian

Universitas Sriwijaya.

Sukanti dan Sudarsono Yus. 1993. Ragam

Hias Ukiran pada Rumah Tradisional

Sumatera Selatan. Palembang: Museum

Negeri Balaputradewa.




DOI: https://doi.org/10.33153/ornamen.v12i1.1605

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Abdul Rakhman, D., Dharsono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ornamen
ISSN 1693-7724 (print)  | 2685-614X (online)

indexed by: