PENCIPTAAN KARYA RELIEF PERTARUNGAN MONSTER

S Sumardi

Abstract


ABSTRAK

Penciptaan karya ini temanya ‘pertarungan monster ‘raksasa naga’ meniru pertarungan raksasa naga dengan dewa-dewa pencipta dunia kosmos di awal permulaan zaman, menjadi model tiruan pola hidup zaman berikutnya. Konsep penciptaan karya ini, bagai mana cara mendesain monster raksasa naga tokoh paradikmatik sebagai monster laut, ular kuno, symbol air kosmik melawan dan penghancur dunia karya dewa; dirakit menjadi karya seni relief ‘pertarungan monster’ yang indah dari logam, untuk penghias dinding rumah tinggal. Tema ini, dirubah secara hukum metamorfosis menjadi bentuk desain relief ‘pertarungan monster’sesuai kreasi pencipta. Raksasa naga adalah ular imajinatif bentuknya aneh sangar, kanibal dan sakti. diberbagai ceritera. Relief lebih umum, dimana seni ukir di antaranya, stilasi juga salah satu bentuk deformasi lazimnya untuk menamai perubahan bentuk dalam ornament. Relief ini dibentuk denga teknik “wudulan”, menghasikan ukiran relief timbul. Biawak komodo, juga dinamakan naga. Mitos menampik dan menolak kategori-kategori dasar dalam pemikiran kita. Logika mitos tidak dapat disesuaikan dengan konsepsi kita mengenai kebenaran imperis. Landasan penciptaan karya ini adalah hukum metamorfosis, yaitu perubahan bentuk atau susunan; peralihan bentuk dari ulat menjadi kupu-kupu, perubahan sesuatu mebjadi bentuk lain/baru, berbeda dari bentuk asalnya. Cara mendesain reliefnya, tema “monster raksasa naga tokoh paradikmatik sebagai monster laut, ular kuno, symbol air kosmik, melawan dan penghancur dunia karya dewa”, dibentuk secara hokum metamorphosis menjadi desain relief ‘pertarungan monster’ yang indah, baru, berbeda dengan asalnya sesuai kreasi pencipta. Perwujudan relief dikerjakan melaui, pilihan bahan/alat, teknik pengukiran dan finising secara tepat. Desain relief “pertarungan monster” dibentuk dengan teknik ukir wudulan, menggambarkan dua raksasa naga, bermata besar melotot keluar, moncong mulutnya lebar. Relief ini menggambarkan dunia kehidupan manusia srakah bertarung untuk menjadi penguasa tunggal. Bertarung dahsyat, berhasil diwujudkan sesuai keinginan pencipta. Memuat pesan, dengan pertarungan ini akan didapatkan penguasa tunggal. Setiap kekayaan dan kekuasaan jadi rebutan, mereka bertarung adu kekuatan, menghalalkan berbagai cara. Pertarungan semacam ini sering melibatkan banyak fihak, merusak tatanan hukum negara.
Kata Kunci: Pertarungan Monster, Relief, Metamorfosis

ABSTRACT

The creation of this work of the theme ‘fight monsters’ giant dragon’ mimics a giant dragon battle with the gods creator of the world cosmos at the very beginning of time, a model of imitation lifestyle later times. The concept of the creation of this work, like where do I design a giant monster dragon figures as a sea monster, the ancient serpent, the symbol of water and a destroyer of the world against the cosmic gods into the work of relief works ‘bout monster’ beautiful metal, for decorated walls of the residence. This theme, legally changed metamorphosis into a relief design form ‘bout monster’ as like creation of creator. Giant dragon is the snake imaginative oddly shaped grim, cannibals and powerful. various stories. Relief more generally, where the sculpture of them, stilasi also one form of deformation usual to name changes in the form of ornaments. Relief was formed premises engineering “wudulan” (javanese language), generate carved reliefs. The Komodo dragon, also called dragon. Myth deny and reject the basic categories in our thinking. The logic of the myth can not be adapted to our conceptions of truth imperis. The cornerstone of the creation of this work is the law of metamorphosis, the change in form or structure; transitional form of a caterpillar into a butterfly, change something mebjadi another form / new, different from the original. How to design reliefs, the theme of “giant monster dragon figures as sea monsters, ancient serpent, symbol of water cosmic, fight and destroyer of the world the work of god”, was formed legally metamorphosis into the design of relief ‘bout monster’ beautiful, new, different from the origin in accordance creation creator. Embodiment relief worked through, the choice of materials / tools, engraving and finishing techniques appropriately. Design relief “monster battle” was formed by carving techniques “wudulan”, describe two gigantic dragon, big eyes bulging, his mouth wide snout. This relief depicts the world of human life srakah fight to become the sole ruler. Fierce fighting, successfully realized as desired creator. Loading messages, with this fight will get a single ruler. Each of wealth and power is competed, they fought a power struggle, justifies a variety of ways. The fight is that it often involves many parties, destructive to the state law.
Keywords: Fight Monsters, Relief, Metamorphosis


Full Text:

PDF

References


Basuki Teguh Yuwono;Keris Naga (Latarbelakang Penciptaan, Fungsi, Sejarah, Tehnologi. Estetik, Karakteristik dan makna simbolis), Badan Pengembangan Sumber Daya kementrian Pariwisatadan Ekonomi Kreatif, Copyrigh @2011 ISBN 978-19707-0-6

Cassirer Ernt; 1987. “An Essa On Man”, Di Indonesiakan Oleh Aloise A Nugroho, Manusia dan Kebudayaan: Sebuah Esai tentang Manusia, PT Gramedia, Jakarta.

Guntur. 2004. Ornamen Sebuah Pengatar, P2AI Bekerja Sama Dengan STSI Press, Surakarta,

Humar Sahman. 1993. Mengenal Dunia Seni rupa: Tentang Seni, Karya Seni, Aktifitas Kreatif, Apresiasi, Kritik dan Estetika. IKIP Semarang Press, Semarang.

I Made Titib. 2001. Teologi & Simbol-Simbol dalam Agama Hindu, Badan Litbang Parsada Hindu Darma Indonesia Pusat Bekerjasama dengan Paramita, Surabaya.

Keris Khasanah Budaya Nusantara, Vol 21/2011, ISSN 1978-1350

Keris Khasanah Budaya Nusantara, Vol 21/ 2011, ISSN 1978-1350.

Mircea Eliade. 2002. Perjemah Nurwanto, Sakral dan Profane, Menyingkap Hakikat Agama, Judul Asli The Sacred And The Profane, Fajar Pustaka Baru, Yogyakarta,

Murtihadi. 1982. Dasar-Dasar Desain untuk SMIK, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Depdikbud, PT Tema Baru, Jakarta.

Parwanto A Pius. 1994. Kamus lmiah Populer, Arkola, Surabaya.

Sp Soedarso. 1990. Tinjauan Seni, Sebuah Pengantar Untuk Apresiasi Seni, Saku Dayar Sana, Yogyakarta,

http://ms.wikipedia.org/wiki/Biawak_komodo

http://www.wallpapershdtop.com/wp-content/uploads/2014/01/komodo-dragon-widescreen-wallpaper.jpg




DOI: https://doi.org/10.33153/ornamen.v15i2.2542

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 S Sumardi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ornamen
ISSN 1693-7724 (print)  | 2685-614X (online)

indexed by: