KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI DALAM KARYA BUSANA READY TO WEAR PRIA BATIK TULIS
DOI:
https://doi.org/10.33153/ornamen.v16i2.2924Abstract
Artikel yang berjudul “kakang kawah adhi ari-ari dalam karya busana ready to wear batik tulis” difokuskan pada proses cipta busana ready to wear pria dengan sumber ide konsep kelahiran pada budaya Jawa yakni kakang kawah adhi ari-ari. Ketertarikan pada konsep tersebut yang sudah mulai tidak dikenal di tengah masyarakat menjadi salah satu tujuan untuk memunculkan nilai-nilai sakral dan luhur yang terdapat pada konsep kakang kawah adhi ari-ari. AdapunTujuandaripenciptaaniniadalahsebagai bentuk representasi nilai pada konsep Jawa kakang kawah adhi ari-ari sekaligus sebagai pengayaan karya batik melalui objek pengangkatan ide bersumber dari nilai yang tertuang dalam konsep kakang kawah adhi ari-ari.Analisis data yang digunakan menggunakan metode studi pustaka dan interpretasi. Langkah-langkah penciptaan meliputi memanfaatkan metode penciptaan SP Gustami yakni eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Konsep cipta dalam penciptaan karya menggunakan teori cipta Dharsono yakni reinterpretasi, ekspresi simbolik dan abstraksi simbolik. Karya yang diciptakan berupa tiga buah karya busana ready to wear pria yang terdiri dari busana kemeja panjang, kemeja pendek, dan t-shirt. Adapun karya tersebut adalah “aku” yang memanfaatkan konsep cipta reinterpretasi, “kakangku” yang memanfaatkan konsep cipta ekspresi simbolik dan “adhiku” yang memanfaatkan konsep cipta abstraksi simbolik. Kata kunci: Kakang kawah adhi ari-ari, busana ready to wear pria, batik.
Downloads
References
Agus Sachari. 2005. Budaya Rupa. Jakarta: Erlangga. Dharsono. 2007. Budaya Nusantara. Bandung: Rekayasa Sains. ________. 2007. Kritik Seni. Bandung: Rekayasa Sains. ________. 2017 Seni Rupa Modern. Bandung: Rekayasa Sains. Guntur. 2007. Kriya dan Penciptaannya dalam Buku Kekriyaan Nusantara. Surakarta: ISI Surakarta Press. Jakob Sumardjo, Estetika Paradoks, (Bandung: Sunan Ambu Press), 2006. Koentjaraningrat. 1954. Sejarah Kebudayaan Indonesia. Yogyakarta: New Haven. Santosa Doellah. 2002. Batik Pengaruh Zaman dan Lingkungan. Surakarta: Danar Hadi. Soegeng Toekio. 2000. Rona Seni di Celah Rentang Abad Ke-20. Surakarta: STSI Surakarta. Gustami, SP. 2004. Proses Penciptaan Seni Kriya. Yogyakarta: FSR ISI Yogyakarta. ________. 2007. Butir-Butir Estetika Timur. Yogyakarta: Prasista. Suwardjoko Probodinagoro Warpani. 2015. Pengantin Adat Jawa. Yogyakarta: Kepel Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Ornamen agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





