Jamu Gendong Di Sukoharjo Menjadi Ide Penciptaan Karya Seni Wayang Beber
Keywords:
Jamu gendong, Sukoharjo, Wayang beberAbstract
Penciptaan karya tugas dengan judul “Jamu Gendong Di Sukoharjo Menjadi Ide Penciptaan Karya Seni Wayang Beber” berlatar belakang dari cerita jamu gendong di Sukoharjo. Karya ini bertujuan untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang jamu gendong yang berkembang di Sukoharjo. Penyelesaian karya ini menggunakan metode penciptaan menurut SP. Gustami. Pertama, tahap eksplorasi yaitu mencari data tentang jamu gendong dan wayang beber. Kedua, perencanaan dengan membuat sketsa dan desain. Ketiga, perwujudan karya. Penciptaan karya ini dimulai dari desain, sungging hingga finishing. Karya dengan visualisasi wayang beber ini dibuat menjadi 4 gulungan dan 12 adegan berukuran masing-masing gulungan 50 x 200 cm. Gulungan pertama menceritakan tentang pembuatan jamu gendong, kedua tentang menjajakan jamu gendong, ketiga persiapan festival jamu gendong, dan keempat festival jamu gendong. Setiap adegan dalam karya ini memiliki cerita yang berurutan dimulai dari pejagong 1 dan diakhiri di pejagong 12 sehingga mampu menjelaskan kepada penikmat tentang pesan yang terkandung.Downloads
References
Andriati, & Wahjudi, R. M. . (2016). Society’s Acceptance Level of Herb as Alternative to Modern Medicine for Lower, Middle, and Upper Class Group. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 29(3), 133. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://e-journal.unair. ac.id/MKP/article/download/2547/1900&ved=2ahUKEwjSzsKk6NfxAhWGtYsKHcFjDQQQFjACegQIHhAC&usg=AOvVaw3-AGQECfTmYbL25wQumb7n&cshid= 1625896579727.
Asriani, P. S., Bonodikun, B., & Yuliarti, E. (2015). Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Jamu Gendong Melalui Penerapan Teknologi Diversifikasi Produk Olahan. Jurnal Bisnis Tani, 1(1), 68–76.
Dendi Perdana. (2022). Perancangan Motion Graphic sebagai Media Promosi Minuman Herbal Magical Tea dari Odah Temu untuk Milenial di Kalimantan Timur. Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia. http://repository.stsrdvisi.ac.id/554/1/2022_11151020 Dendi Perdana_BAB I II III.pdf
Gustami, S. (2007). Butir-Butir Estetika Timur Ide Dasar Penciptaan Seni Kriya Indonesia. Prasista.
Isnawati, D. L. (2021). Minuman Jamu Tradisional Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Di Kerajaan Majapahit Pada Abad Ke-14 Masehi. Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(2).
Jonathan, M., & Sarudin, R. (2024). Analisis Pengaruh Healthy Awareness Terhadap Minat Beli Produk Jamu Lestarijamuku. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11953–11961.
Maharsi, I. (2018). Wayang beber. Dwi-Quantum.
Murgiyanto, S. (2017). Kritik Pertunjukan dan Pengalaman Keindahan Edisi Baru. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada.
Nimoyan, I. B., Astuti, S. Y., & Hartanto, D. A. (2017). Estetika Visualisasi Teaser Batik Paras Gempal dalam Acara Banyuwangi Batik Festival 2015. University of Jember.
Saptaningtyas, A. I., & Indrahti, S. (2020). Dari Industri Jamu Tradisional ke Industri Jamu Modern: Perkembangan Industri Jamu Sido Muncul dalam Mempertahankan Eksistensi Perusahaan Tahun 1951-2000. Historiografi, 1(2), 172–180. http://sidomuncul.com/Industri-Jamu-yang-Bermanfaat-Bagi-Masyarakat-dan-Lingkungan.
Sari, L. O. R. K. (2006). Pemanfaatan Obat Tradisional dengan Pertimbangan Manfaat dan Keamanannya. Pharmaceutical Sciences and Research, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.7454/psr.v3i1.3394.
Sulaksono, D. (2013). Filosofi pertunjukan Wayang purwa. IBDA: Jurnal Kajian Islam dan Budaya, 11(2), 238–246.
Sutriyanto, S., Cholis, H., & Candra DA, N. R. A. (2013). Laporan Ipteks Bagi Masyarakat (Ibm):“Ibm Wayang Beber Bagi Guru Mgmp Seni & Budaya Se-Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Sya’diyah, F. (2015). Peningkatan Keterampilan Bicara Anak Usia 3 - 4 Tahun Melalui Metode Bercerita (Wayang Beber Tematik) Di Kelompok Bermain Al-Jauhariyyah Muslimat NU Kajen Margoyoso Pati. Semarang: Perpustakaan Universitas Negeri Semarang.
Syamsi, A. B. (2022). Sinergi Bumdes Dan UMKM Jamu Guna Meningkatkan Pendapatan Melalui Pengelolaan Sertifikasi Halal Di Kabupaten Sampang dan Bangkalan. Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law, 4(1), 15 – 34.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tati Anugrah Heni, Sutriyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with Ornamen agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.