PELATIHAN SABLON DENGAN TEKNIK COLET CRAYON BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB BINA KARYA INSANI KARANGANYAR

Main Article Content

Achmad Syafi’i

Abstract

Usaha sablon masih memiliki peluang besar untuk dijadikan kegiatan wirausaha yang potensial. Pelatihan
sablon dengan teknik colet crayon diajarkan kepada siswa berkebutuhan khusus (difabel) di SMPLB dan
SMALB Bina Karya Insani, yang bertujuan menyiapkan keterampilan kepada para siswa SLB agar
mendapatkan pengakuan dan mampu mandiri di masyarakat selain dapat digunakan untuk berwirausaha.
Kegiatan yang dilaksanakan melibatkan 40 siswa Tunarungu-wicara (B) dan Tunagrahita (C). Teknik
pelaksanaannya menggunakan metodeâ€brainstorming†dan metode tindakan kelas khusus. Metode
brainstorming digunakan agar para peserta workshop aktif mengeluarkan ide-ide mereka dalam bentuk
rancangan visual yang akan ditransfer pada kertas melalui sablon dengan teknik colet crayon. Sedangkan
metode tindakan kelas khusus yang dimaksud, yaitu dengan pendekatan persuasif, sebab orang-orang
berkebutuhan khusus membutuhkan perhatian yang lebih. Sehingga dengan pendekatan individual dalam
memancing ide dan imajinasi mereka, diharapkan kreativitas para siswa terasah dan berkembang dengan
baik.
Kata Kunci: Colet Crayon, Sablon, Siswa Berkebutuhan Khusus.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles