PELATIHAN KARYA INOVASI SENI RONTEK DI KABUPATEN PACITAN

Main Article Content

Hery Suwanto

Abstract

Kesenian rontek yang telah ada dan berkembang di Kabupaten Pacitan akan dikembangkan kembalidengan mengoptimalkan semua aspek yang ada di dalamnya kemudian dikemas dengan lebihmempertimbagkan pada kakayaan lokal dari potensi yang ada di daerah Pacitan. Unsur-unsur yang akandikembangkan antara lain: pada aspek musikalitas musik bambu, aspek gerak, aspek kostum. Aspekmusikalitas yang sudah ada akan lebih ditotalkan pada pemanfaatan bambu sebagai idiom yang lebihdominan, sehingga penggunaan bahan baku selain bambu akan diminimalisir, agar hasil yang dicapai mampumenghasilkan kesan yang lebih merakyat. Aspek gerak yang sudah ada lebih dikembangkan dan dibakukansehingga mencerminkan kesan kerakyatan. Sedangkan aspek kostum akan dikembangkan sehinggamencerminkan ciri khas kearifan lokal yang telah berkembang. Program PKM ini direncanakan untukmelaksanakan kegiatan pelatihan yang lebih diarahkan pada proses penyusunankarya baru denganmengembangkan sumber kesenian rontek yang sudah ada di Kabupaten Pacitan. Sesuai dengan jeniskegiatan yang dilaksanakan khususnya pada pelatihan penyusunan karya tari, maka metode yang digunakanadalah: (1) apresiasi, yaitu metode yang diberikan untuk menambah pengetahuan/pengalaman pesertamelalui contoh-contoh terhadap berbagai karya tari yang memberikan nilai tambah terhadap pemahamantentang karya tari yang berkualitas (2) Ceramah, yaitu metode yang digunakan untuk menjelaskan materiyang bersifat konsep maupun teori dan pengantar praktik.Kata kunci: karya inovasi, seni rontek, ragam budaya daerah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Hans J. Daeng, “Manusia, Kebudayaan dan Lingkunganâ€. Tinjauan Antropologis. Pengantar Irwan Abdulah. 2000. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Hari Poerwanto. “Kebudayaan Dan Lingkungan†Dalam Perspektif Antropologi.2000. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Yudiarti.â€Panggung Teater Dunia†Perkembangan dan Perubahan Konvensi. 2002. Pustaka Gondho Suli. Yogyakarta.

Darno dkk.â€Pelatihan Gamelan di Lapas†Laporan penelitian kelompok 2010.