PEMBINAAN DALANG CILIK DI SANGGAR PEPADI KABUPATEN KARANGANYAR MERUPAKAN WADAH UNTUK MENJAGA WAYANG KULIT TETAP LESTARI

Main Article Content

S., Sukatno

Abstract

Pembinaan bakat dalam seni pedalangan pada anak usia dini adalah pembentukan karakter untuk anakanak, sebagai artis Dalang potensial. Pembinaan bakat disalurkan dalam ekspresi seni pedalangan sertapembangunan karakter bagi calon seniman dalang. Berkaitan dengan sistem pembelajaran bagi anak-anakberbakat, Dewan Pepadi memiliki misi dan visi yang item yang sangat mulia, yaitu untuk mencerdaskanbangsa sesuai dengan bakat generasi Dalang Pewaris muda. papan Karanganyar Pepadi dengan misi iniakan memberikan pelatihan dan pada briefing yang sama pada konsep pakeliran Terdiri dan solid untukDalang muda usia 10-15 tahun. Dengan tujuan, sehingga dalang kecil dalam menghadapi Little gelarBudaya Dalang Mei 2015 di Karanganyar, benar-benar memahami dan menguasai semua elemen yangterkandung dalam pakeliran. Jadi untuk dalang kecil yang sudah mulai mendapatkan pasar di masyarakatbaik di tingkat nasional dan internasional lebih sadar akan konsep dasar yang terkandung dalam ringkasandan rancangan pakeliran Terdiri dan pakeliran Solid. Pengembangan bidang pedalangan terutama untukanak-anak sehingga Diperlukan untuk perhatian serius, mengingat meningkatnya jumlah anak-anak yangjauh dan tidak tahu ownculture tersebut. Perlu tradisi kegiatan apresiasi seni melalui tas seni sebagai wadahuntuk kepentingan anak dan bakat di bidang puppetry.Throughart sedikit judul kegiatan Dalang sebagaisalah satu acara untuk mengakomodasi berbagai kreativitas anak-anak untuk menumbuhkan rasapersaudaraan, Meningkatkan minat dan bakat dan motivasi sehingga anak-anak mampu bersosialisasidengan Ulasan rekan-rekan mereka, sehingga mereka dapat belajar seni karya wayang dari berbagaigaya. Hal ini juga ingin mengetahui dan Mendapatkan data sebagai pembinaan tindak lanjut danpengembangan seni anak-anak wayang di masa depan. Berdasarkan kondisi pembelajaran di Pepadistudio,dapat diusulkan beberapa masalah item mendasar, yaitu: Cara Menyelaraskan teknik pembelajaranberdasarkan usia anak-anak yang memiliki bakat untuk seni pedalangan? Bagaimana cara memberikanpembelajaran yang sistematis agar cepat intervensi Ditangkap dan mudah dimengerti? Metode yangdigunakan dalam pembinaan dalang Dalang anak atau anak-anak yang bertempat di studio adalahpenghargaan pertama Pepadi dan diskusi, serta demonstrasi. metode apresiasi serta diskusi dengan tujuanuntuk merangsang semangat peserta untuk mengeksplorasi dan menguasai materi yang diberikan. Kedua,bentuk diskusi yang dilakukan dengan tujuan, bagaimana jika peserta kurang menguasai materi dapatdijelaskan terlebih dahulu sehingga semua peserta dapat mengetahui dan memahami sehingga merekatidak akan menghambat jalannya pelatihan. Metode demonstrasi dilakukan dengan memberikan contohbekerja pada Sabet dan penggunaan Pendampingan, serta penempatan dialog, atau dhodhogangendingrangka kesatuan pakeliran sesuai dengan pekerjaan pada bermain disajikan. Bentuk demonstrasi dilakukanberulang-ulang, sehingga peserta tidak lupa baik presenter atau pengrawitparticipants. Juga Selin inginmemahami Ulasan ketentuan mereka sebelum pelatihan, sehingga peserta didik akan lebih mandiri, danMudah dievaluasi. Metode Kami diterapkan secara fleksibel, mengingat usia peserta adalah bahwakonstruktor harus selalu bersabar dalam memberikan contoh yang baik dari penggunaan angka dan gerakanyang berhubungan dengan Pendampingan Sabet disajikan.Kata kunci: dalang berbakat, dalang kecil, Karanganyar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Groenendael, Victoria Maria Clara van, 1987. Dalang Di Balik Wayang. Jakarta Grafiti Press.

Fasli Jalal, 2010. Pedoman Beban Kerja Dosen dan Evaluasi Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Direktorat Jendral

Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Nunung Susanto 2015, pedoman pelaksanaan gelar – Parade Dalang Cilik Se Kabupaten Karangnyar,

Purbo Asmoro, 2009, Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat di Sanggar Seni Pedalangan Gaya Surakarta Di Serengan Surakarta

Rapar, J.H. 2001. Filsafat Politik Plato Aristoteles, Augustinus, Machiavelli. PT. Grafindo Persada, Jakarta.

Reni Akbar. Dkk. 2001. Keberbakatan Inteltual, Grasindo PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sukatno 2010 “Laporan Pembinaan Pedalangan di Sanggar Mardi Budaya Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten

Karanganyarâ€. Institut Seni Indonesia ISI Surakarta.