KREATIVITAS GARAP PAKELIRAN DI SANGGAR SENI ELING LELAKON

Main Article Content

S Suwondo

Abstract

Kondisi pembelajaran sanggar seni pedalangan Eling Lelakon yang belum tertata secara sistematis kiranya diperlukan suatu pembenahan. Oleh karena itu, bentuk kegiatan pengabdian dari kalangan akademisi (dosen) diperlukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran seni pedalangan terutama dalam garap pakeliran agar lebih diminati generasi muda. Metode yang digunakan dalam pembelajaran praktik pakeliran di sanggar seni Eling Lelakon adalah apresiasi, ceramah, dan demonstrasi. Berdasatkan penerapan metode tersebut diperoleh hasil bahwa pelaksanan kegiatan pengabdian di sanggar Eling lelakon yang telah berjalan selama 6 bulan dapat dikatakan berhasil. Setiap minggu pelatih datang dua kali dan membina siswa dalam durasi kurang lebih tiga jam. Hasil yang didapatkan sangat mengembirakan. Siswa-siswa yang dibina dapat menguasai materi yang diberikan, meliputi janturan, pocapan, ginem, dan sabet. Gending diberikan untuk menambah wawasan siswa sanggar.Kata kunci: sanggar, pedalangan, Eling Lelakon, catur, iringan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Anderson, Benedict ROG. 2000. Mitologi dan Toleransi Orang Jawa. Terjemahan Ruslani. Yogyakarta: Qalam.

Bambang Murtiyoso, Sumanto, Suyanto, Kuwato. 2007. Teori Pedalangan. Surakarta: ISI Press bekerjasama dengan CV Saka Production.

B. Subono. 2013. Naskah Pakeliran Lakon Kadharmaning Kunti.

Soetarno dan Sarwanto. 2010. Wayang Kulit dan Perkembangannya. Surakarta: ISI Press dan CV. Cendrawasih.

Transkripsi lakon Kresna Kembang susunan Tim Jurusan Pedalangan