DAPUR KAMPUNG: Workshop Desain dan Promosi Makanan Rumahan bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Main Article Content

Taufik Murtono

Abstract

Program pengabdian pada masyarakat ini didorong oleh situasi terkini, terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang disebabkan meluasnya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pandemi corona telah menjadi pandemi global. Berbagai hal termasuk pola makan mengalami pergeseran. Peluang usaha kuliner masakan rumahan termasuk ke dalam usaha yang menjanjikan. Bagi yang memiliki keahlian memasak makanan rumahan yang enak, bisa memanfaatkan peluang usaha rumahan satu ini. Bahkan peluang usaha kuliner rumahan bisa menjadi alternatif rumah tangga yang ingin usaha kuliner tanpa menyewa tempat. Selain berguna untuk mengasah kemahiran memasak, usaha kuliner relatif aman di segala situasi. Pembatasan aktivitas masyarakat sudah menjadi keharusan, tidak terkecuali di wilayah Karanganyar dengan diberlakukan pembatasan bagi warganya. Program pengabdian masyarakat ini bermaksud meningkatkan produk masakan rumahan yang dihasilkan dari peserta binaan. Program ini berhasil merancang desain logo, label, dan promosi pemasaran produk masakan rumahan untuk mitra. Desain kemasan dan promosi pemasaran produk masakan rumahan dari para binaan dilakukan dengan sistem urun daya berbasis daring. Proses perancangan menggunakan pemikiran desain berbasis pelibatan masyarakat dengan langkah identifikasi masalah, perumusan gagasan, perancangan, pemilihan, perwujudan prototipe, implementasi promosi, dan peninjauan. Luaran yang dihasilkan meliputi desain logo, kemasan, desain promosi penjualan di media sosial, hak cipta, dan artikel ilmiah. Luaran nyata bagi anggota binaan berupa hasil penjualan yang diproyeksikan memiliki nilai jual yang lebih baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Ewing-Chow, D. (2020). Five Ways That Coronavirus Will Change The Way We Eat. Forbes edisi 31 Maret 2020.

Isnanto, B. A. (2020). Menyusul Daerah Tetangganya, Karanganyar Tetapkan Status KLB Corona. Detik News, Edisi 14 April 2020.

Murtono, T. (2009). Identitas Lokal Dan Global Dalam Iklan. Acintya Jurnal Penelitian Seni Budaya, 1(1).

Murtono, T. (2009a). Muatan Tradisi dalam Iklan TV Indonesia. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 1(1).

Murtono, T. (2009b). Identitas Lokal Dan Global Dalam Iklan. Acintya Jurnal Penelitian Seni Budaya, 1(1).

Murtono, T. (2010). Mengenal Semiotika Desain Komunkasi Visual. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 1(2).

Murtono, T. (2012). Adaptasi Karakter Aksara Nusantara dalam Perancangan Font Baru sebagai Penguat Citra Produk Indonesia. Seminar Perguruan Tinggi Seni dalam Era Ekonomi Kreatif. Surakarta.

Murtono, T. (2014). Penguatan Citra Merek Batik Dengan Tipografi Vernacular. Acintya Jurnal Penelitian Seni Budaya, 6(2).

Murtono, T., & Soewardikoen, D. W. (2018). The Existence of Crowdsourcing Graphic Designers in Indonesia. Bandung: Bandung Creative Movement (BCM) Journal, 4 (1).

nn. (2020). Dampak Corona: Kelas Menengah Bisa Jatuh Miskin. Warta Ekonomi Edisi 4 April 2020.