REVITALISASI WANITA KARIER KOTA NGAWI MELALUI BERMAIN MUSIK KOLINTANG DENGAN ARANSEMEN BARU

Main Article Content

Zulkarnain Mistortoify

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Karya Seni dilatarbelakangi oleh suatu permasalahan yang menimpa sebuah grup musik wanita karier yang pernah memiliki prestasi penting bagi Masyarakat Ngawi. Grup kolintang Srikandi Ngawi dalam tiga tahun terakhir ini kehilangan rasa percaya diri dan motivasi untuk melanjutkan prestasinya hingga eksistensinya tidak terbaca lagi oleh publik. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membantu menghidupkan kembali semangat yang mulai hilang dan keterampilan memainkan musik kolintang melalui sebuah program stimulus latihan dengan metode baru dan asupan materi aransemen yang menarik. Melalui analisis situasi objek riset, program ini menerapkan dua metode baru, yaitu 1) menyediakan materi dan sarana latihan yang berbasis teknologi audio multitrack dan minus one, 2) menerapkan model latihan mandiri-bersama dengan metode drill (latihan secara berulang-ulang dan intensif). Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan perubahan sikap signifikan bagi wanita karier dalam belajar yang penuh semangat dan mampu menyajikan karya aransemen dengan baik. Penyikapan baru melalui pendekatan kerja kreatif seni dengan metode baru dapat mencairkan kebekuan aktivitas sosial akibat pandemi ini. Rasa percaya diri semakin tumbuh ketika kuatnya mental dan penguasaan teknis menghasilkan karya musik dalam format videoklip yang dipublikasikan di media virtual.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Gerungan, W. A. 2000. Psikologi Sosial. Bandung: Refika Mandiri.

Huda, Matuli Ul. 2013. “Srikandi Sabet Juara Favorit.” Suara Ngawi - Situs Berita dan Informasi Pemerintah Kabupaten Ngawi, April 28. [Diakses 1 Juni 2020]

JPNN.com. 2016. “Jalasenastri Armatim Borong Juara Lomba Kolintang.”

JPNN.com, April 25. [Diakses 1 Juni 2020]

Kaseke, Petrus. 2013. Kolintang Petrus Kaseke: Buku Panduan Kolintang.

Manopo, Juvebri. 2019. “Kontribusi Petrus Kaseke Dalam Pengembangan Musik Kolintang Minahasa Di Jawa.” Institut Seni Indonesia Surakarta.

Marching, Soe Tjen. 2010. “Kebisuan Perempuan Komponis.” Kompas.com.

https://nasional.kompas.com/read/2010/01/29/02364147/NaN?page=all

Moernantyo, Djoko. 2013. “Marginalisasi Perempuan Dalam Musik: Dosa Laki-Laki Atau Industrinya?” Kompasiana. Retrieved https://www.kompasiana.com/matakucingku/552e06b96ea834c4218b459b/marji nalisasi-perempuan-dalam-musik-dosa-lakilaki-atau-industrinya.

Poluan, Bryan. 2020. “Kolintang : Kesenian Tradisional Kebudayaan Sulawesi Utara.” LPMP SULAWESI UTARA. Retrieved (https://lpmpsulawesiutara. kemdikbud.go.id/kolintang-kesenian-tradisional-kebudayaan-sulawesi-utara/). [Diakses 6 Juni 2020]

Sudjana, Nana. 1991. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.

Prasetyaningrum, Juliani. 1999. “Perempuan Karier dan Permasalahannya” dalam Jurnal Indigenous. https://doi.org/10.23917/indigenous.v0i0.4550

Diskografi

Karya aransemen lagu:

a. Joget Blambangan https://www.youtube.com/watch?v=t804F-jgsbI&t=77s

b. Sambalado https://www.youtube.com/watch?v=M5TTiMC-ME8

c. Satu dalam Nada Cinta https://www.youtube.com/watch?v=-mG8RR6hG_o&t=18s