Pelatihan Pengembangan Seni Lukis Wayang Kamasan pada Media Pot Gerabah dan Plexiglas di Sanggar Sinar Pande Kamasan Klungkung

Main Article Content

I Wayan Setem
Gede Yosef Tjokropramono
I Wayan Gulendra

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah menawarkan solusi atas persoalan kejenuhan peserta didik saat melukis dan mewarnai di Sanggar Sinar Pande Kamasan, Klungkung, dengan media alternatif berupa Plexiglas dan pot gerabah. Selain pemanfaatan media baru, peserta didik juga diberikan kebebasan untuk berekspresi/berkreasi, dan dibarengi dengan penyampaian materi yang menarik melalui storytelling. Metode yang digunakan yaitu demonstrasi praktik secara langsung. Sedangkan tahapan pelaksanaan pengabdian meliputi pengumpulan data permasalahan bersama pimpinan sanggar, merancang pelatihan, membuat modul, menyiapkan alat dan bahan, pelaksanaan pelatihan, monitoring, serta mendiseminasikan hasil pelatihan di Rumah BUMN Klungkung. Melalui pengembangan pembelajaran seni lukis wayang Kamasan dengan sinergi konsep diversifikasi teknik melukis dan revitalisasi tekstual dan kontekstual, dapat meningkatkan minat dan animo anak-anak untuk mengikuti pembelajaran melukis dan mewarnai. Revitalisasi atau pembaruan teknik proses melukis untuk memperkuat keterampilan lokal agar mampu mengaplikasikannya ke media yang lebih beragam. Revitalisasi tekstual dan kontekstual dilakukan melalui penerapan pada media baru yang unik dan artistik guna menghasilkan produk yang bervariasi serta lebih adaptif.  


Kata kunci: Pembelajaran, wayang Kamasan, media alternatif, pot gerabah, Plexiglas

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

I Wayan Setem, Indonesian Institute of the Arts Denpasar

Departement of Fine Arts (Program Studi Seni Murni)