PERUBAHAN PARADIGMA TEOLOGI GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ) PITURUH PURWOREJO DAN DAMPAKNYA TERHADAP MUSIK IBADAH
DOI:
https://doi.org/10.33153/dewaruci.v7i2.1005Abstract
Artikel ini merupakan hasil analisis pandangan teologi gereja yang termanifestasikan dalam dogma maupun praktik kehidupan gereja. Dalam sejarah, Gereja Kristen Jawa (GKJ) terhegemoni oleh pandangan teologi Zending, yang mengakibatkan tercerabutnya gereja dari akar budayanya. GKJ Pituruh unik dibandingkan GKJ lain, karena budaya menjadi bagian integral kehidupan gereja, oleh karena itu muncul pertanyaan dalam penelitian yang menyangkut latar belakang perubahan paradigma teologi GKJ Pituruh, alasan mengapa Kentrung digunakan sebagai musik ibadah, bagaimana kekuatan Kentrung dalam menciptakan atmosfir ibadah, dan dampak Kentrung terhadap perilaku gereja, serta pandangan masyarakat. Hasilnya, pertama, teologi lokal GKJ Pituruh menjadi dasar penerimaan Kentrung sebagai musik ibadah. Kedua, Kentrung menjadi simbol identitas gereja yang kontekstual dan berbasis budaya Jawa. Ketiga, Kentrung berdampak terhadap perilaku gereja dan pandangan masyarakat. Pandangan teologi lokal GKJ Pituruh membawa pengaruh terhadap identitasnya sebagai gereja Jawa. Kata kunci: teologi lokal, Kentrung, musik ibadah, pandangan gereja.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
2016-01-29
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License