Dakwah melalui Tembang Sunda Cianjuran

Main Article Content

Bunga Dessri Nur Ghaliyah

Abstract

Dakwah sangat menentukan tegaknya suatu ajaran. Pengaruh Islam pada suatu daerah ditentukan oleh keberhasilan dakwah di wilayah tersebut. Dakwah bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, oleh siapa saja, dan melalui media apa saja. Salah satu media dakwah yang efektif adalah melalui kesenian. Tembang Sunda Cianjuran merupakan salah satu jenis kesenian Jawa Barat yang termasuk ke dalam musik islami. Hal tersebut bisa dilihat dari berbagai unsur yang terkndung di dalamnyasehingga kesenian tersebut bisa digunakan sebagai media dakwah yang baik.Tulisan ini merupakan analisis dari sebuah objek yaitu Tembang Sunda Cianjuran. Penelitian inimenggunakan pendekatan etnomusikologi untuk membedah nilai-nilai Islami dalam tekst dan konteks Tembang Sunda Cianjuran. Dalam menyusun tulisan ini penulis melakukan studi pustaka, observasi dan wawancara.

 

ABSTRACT

Dakwah it determines the establishment of a theory. The influence of Islam in some area is determined by the successness of dakwah in that area.Dakwah can be done anywhere, anytime, by anybody through several way. Dakwah can deliverthrough the social media and alsotrough many things. One of the effective way to convey the Dakwah is through the arts. Tembang Sunda Cianjuran is the one of music genre in West Java that include into Islamic music. It can seen from the elements in that Tembang Sunda Cianjurancan be used as a good way as great media to deliver the Dakwah. This articleis an analysis that focus on the object Tembang Sunda Cianjuran. This research, use ethnomusicology approachto get the infomation of the Islamic value that contain in Tembang Sunda Cianjuran. In compiling this article, conducted a study of literture, observation and interviews.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Afandi ,Yusuf, 2012. “Seni Drama sebagai Media Dakwah (Studi Kasus pada Teater Wadas Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang)”. Skripsi. Semarang: IAIN Semarang.

Anshari, Endang Saifuddin. 2004. Wawasan Islam, Pokok-pokok Pikiran tentang Paradigma dan Sistem Islam. Jakarta: Gema Insani.

Gazalba, Sidi. 1988. Islam dan Kesenian, Relevansi Islam dan Seni Budaya. Jakarta: Pustaka Al-Husna.

Ghaliyah, BungaDessriNur. 2015. “Kekhasan Rebab dalam Tembang Sunda Cianjuran”. ArtikelIlmiah. Bandung: ISBI Bandung.

Hermawan, Deni. 2014 . “Gender dalam Tembang Sunda Cianjuran”. Ringkasan desertasi. Bandung: UNPAD Bandung.

Jaenudin, Nanang. 2011. “Kacapi dalam Tembang sunda Cianjuran”. Skripsi. Bandung: STSI Bandung.

Matta, Muhammad Anis . 1996. Ruh Islam dalam Budaya Bangsa, Seni Islam: Format Estetika dan Muatan Nilai. Jakarta: Yayasan Festival Istiqlal.

Qardhawi, Yusuf . 1998. Islam Bicara Seni. Cairo: Maktabah Wahbah.

Shihab, M. Quraish. 2007. Wawasan al-Qur’an. Bandung: Mizan.

Sumardjo Jakob, dkk. 2001. Seni Pertunjukan Indonesia. Bandung: STSI Press Bandung

Wiradiredja, Mohamad Yusuf. 2012. “Seni Tembang sunda Cianjuran di Priangan (abad XlX- awal abad XXl)”. Ringkasan desertasi. Bandung: UNPAD Bandung.

Zarkasi, Effendy . 1977. Unsur Islam dalam Pewayangan.Jakarta: Alma’arif.

DAFTAR NARASUMBER

Mohammad Yusuf Wiradiredja, umur 55 tahun, seniman Tembang Sunda Cianjuran, alamat Panyileukan Blok F3 nomor 5, Bandung.