GAYA TILAWAH JAWI MUHAMMAD YASER ARAFAT
Main Article Content
Abstract
ABSTRAK
Bakat artistik, semangat, dan dukungan sosial dari sekitarnya adalah faktor utama yang membentuk konsistensi Yaser dalam menjalani hidupnya sebagai seorang seniman - pelafalan jawi. Yaser memberikan kontribusi dengan menciptakan karya baru, yaitu membaca Al-Qur’an dengan memasukkan musik Jawa dalam bacaannya tanpa melanggar aturan tajwid. Yaser adalah seniman kreatif sebagai bentuk bentuk baru dan gaya baru dalam seni pembacaan dengan mengubah sistem maqamat arabiyah dengan laras pelog nem.
Kata Kunci: Seni; Gaya musik; Kreatif
ABSTRACT
Artistic talent, passion, and social support from the surrounding are the main factors which shape Yaser’s consistency in going through his life as artist—tilawah jawi reciter. Yaser gives contribution by creating a new masterpiece, which is reciting Al-Qur’an by infusing Javanese music in his tilawah without breaking the rule of tajwid. Yaser is a creative artist as proven by the creating of new form and new style in the art of Al-Qur’an recitation by changing maqamat arabiyah system with laras pelog nem.
Key Words: Artistry; Musical style; Creative
Downloads
Article Details
Authors who publish in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
References
Akbar, AbulHaris. 2009. “Musikalitas Al-Quran (Kajian Unsur Keindahan Bunyi Internal dan Eksternal)”, Skripsi. Yogyakarta: Jurusan Tafsir-Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Gade, AnnaM. PerfectionMakes Practice: Learning, Emotion, and the Recited Quranin Indonesia USA: Universityof Hawai’i Press,2004.
Geertz, Clifford. Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa.Jakarta: Pustaka Jaya, 1981.
Hastanto, Sri, Konsep Pathet dalam karawitan Jawa. Surakarta: InstitutSeniIndonesiaSurakartaPress,2009.
, Kajian MusikNusantara-1.Surakarta: Institut Seni IndonesiaSurakartaPress,2011.
, Ngeng dan Reng, Persandingan Sistem Pelarasan, GamelanAgengJawa DanGongKebyarBali.Surakarta:ISI SurakartaPress,2012.
Maslow, Abraham H., Motivasidan Kepribadian, Teori Motivasi dengan pendekatan Hierarki Kebutuhan Manusia. Jakarta: PT. Pustaka Binaman Pressindo,1994.
Nelson, Kristina. The Art of Reciting The Qur’an. Cairo: The American University in Cairo Press, 2001.
__________________. “Reciter and Listener: Some Factors Shaping The Mujawwad Style of Quranic Reciting”, dalam Jurnal Ethnomusicology, University of Illionis Press and Society for Ethnomusicology, Vol. 26, No. 1, Januari, 41-47. 1982.
Touma, Habib Hassan ,The Music of The Arabs. Portland,OR: Amadeus Press,1996.
Rasmussen, Annek. “The Qur’an in Indonesia Daily Life: The Public Poject of Musical Oratory” dalam ethnomusicology, vol.45 No.1 2001.
Sukerta,PandeMade,“Perubahan Dan Keberlanjutan DalamTradisi Gong Kebyar: Studi Tentang Gong Kebyar Buleleng”. Denpasar: Disertasi Program Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar,2004.
Waridi,“Mengkaji TokohSeni Pertunjukkan: Mengapa dan Bagaimana”, dalam Menimbang Pendekatan Pengkajian dan Penciptaan Musik Nusantara. Surakarta: Jurusan Karawitan Bekerjasama Dengan Pendidikan Pascasarjana dan STSI Press, 2005.
,Gagasan dan Kekaryaan Tiga Empu Karawitan, Pilar Kehidupan Karawitan Jawa Gaya Surakarta 1950-1970-an, Ki Marta pengrawit, Ki Tjakrawasita, Ki Nartasabda. Bandung: Etnoteater Publisher, 2008.
Wirid Lukitadjati: Luludaning Ilmu Kabatosan. Yogyakarta: Badan Penerbit Soemodidjojo Maha Dewa, 1954.
DAFTAR NARA SUMBER
Irfan, Said umur tidak diketahui, Qari’, pegawai Departemen keagamaan Gunung Kidul.
Herman Sinung Janutama (50) Tahun, Budayawan. Sapen GK I No. 358 Yogyakarta
Imam Al-Ghazali (34)Jalan Watu Ulo, RT2.RW1. Bedengan Tegal Sari Ambulu Jember Jawa Timur
Moh. Sahid Joleno (53), Seniman Ketoprak, Jalan Samudra Pasai, Ngipang RT.03 RW 28 Kadipiro Banjarsari, Surakarta.
Muhammad Yaser Arafat (32), Dosen Universitas Islam Negeri Sunankalijaga Yogyakarta. Pernah tinggal di Brebah saat ini tinggal di Medan dan menjadi Dosen tetap di Universitas Islam Negeri Medan.
Waluyo Sastro Sukarno (54), Dosen ISI Surakarta. Kapringan, RT.2 RW.20. Jebres Surakarta