KARYA FOTOGRAFI INFRARED DIBYO GAHARI
DOI:
https://doi.org/10.33153/dewaruci.v7i2.997Abstract
Artikel ini adalah hasil dari penelitian tentang “Karya Fotografi Infrared Dibyo Gahari†bertujuan untuk mengkaji mengapa Dibyo Gahari memilih fotografi Infrared, bagaimana proses “pengoprekanâ€Â infrared Dibyo Gahari dan bagaimana karya infrared Dibyo Gahari apabila dikaji dengan pendekatan estetika. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan estetika. Metode pengumpulan data dengan studi pustaka, observasi, dan wawancara. Untuk menjelaskan kajian estetika digunakan teori estetika Monroe Breadsley. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Dibyo Gahari memilih fotografi infrared karena warna false colour yang menjadikan karyanya unik dan dramatis. Keunikannya terjadi pada warna-warna yang berubah menjadi warna kecoklatan atau keputihan. Untuk foto pada kulit manusia menjadi pucat. Proses pengoprekan karya Dibyo Gahari yang menjadikan karyanya lebih unik dari sebelumnya, yaitu dengan memasang sebuah lensa khususinfrared di depan sensor mengganti hot mirror dalam kamera DSLRnya. Estetika yang terkandung dalam karya fotografi Dibyo Gahari yang memberikan nuansa keindahan yaitu pada dominansi obyek dan dominansi warna kontras antara obyek yang memberi kesatuan, saling melengkapi antara obyek, yang satu dengan yang lain. Kata kunci: Infrared, Dibyo Gahari.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
2016-01-29
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License