Makna dan Nilai Pertunjukan Wayang Golek Menak Kebumen Lakon Wrahatkustur Ngraman Sajian Sunarto Sindhu

Bagong Pujiono

Abstract


This study reveals the values and meanings implied in Wayang Golek Kebumen Lakon Wrahatkustur Ngraman by Sunarto Sindu. Lakon Wrahatkustur Ngraman tells about moral teachings for every human in relation to the God and social interaction. Javanese culture as the root of norms for Javanese people is used to be a reference to reveal the values reflected in the Lakon. The method used in data collection includes observation of material objects, interviews with competent interviewees, and literary studies. The results show that the performance of wayang golek Kebumen Wrahatkustur Ngraman reflects the values of community life that are closely related to the Javanese culture. Those values are reflected in Catur especially in the presented Gunem. The characters presented in Lakon have their own roles in delivering messages to the audience.

 Keywords: values, meanings, Wayang Golek Kebumen, Wrahatkustur Ngraman


Full Text:

PDF

References


Ciptoprawiro, Abdullah, 1986. Filsafat Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.

Dillistone, F.W. 2002. Daya Kekuatan Simbol. Yogyakarta: Kanisius. Bertrad, Ritz, Culture of Art. Cambridge: Cambridge University. 1967.

Guritno, Pandam, 1988. Wayang, Kebudayaan Indonesia dan Pancasila, Cet ke-1, Jakarta: UI-Press.

Harpawati, Tatik. 2009.”Transformasi Cerita Serat Menak dalam Pertunjukan Wayang Golek Menak” Artikel dalam Gelar Jurnal Seni dan Budaya, Volume 7 No. 1 Juli 2009. Hal. 77-91. Surakarta: ISI Press.

Herusatoto, Budiono, 1984. Simbolisme dalam Budaya Jawa. Yogyakarta: Hanindita.

Humardani, S.D., 1973. “Beberapa Pikiran Dasar Seni Tradisi Latar Belakang Pengembangan Seni Tradisi Pertunjukan.” Makalah. Surakarta: PKJT.

Koentjaraningrat, 1984. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Gramedia.

Langer, Suzanne, K, 2006. Problematika Seni. Terjemahan FX. Widaryanto. Bandung: Sunan Ambu Press.

Magnis-Suseno, Franz, 1988. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia.

Mulyono, Ir. Sri. 1989. Wayang: Asal-usul, Filsafat dan Masa Depannya .Cet ke-3. Jakarta: Haji Masagung.

Murtiyoso, Bambang, et al, 2007. Teori Pedalangan, Bunga Rampai Elemen-elemen Dasar Pakeliran. Surakarta: Intitut Seni Indonesia Press..

Peursen, C.A. Van, 1990. Fakta, Nilai, Peristiwa, Tentang Hubungan antara Ilmu pengetahuan dan Estetika, Terj. A. Sonny Keraf. Jakarta: Gramedia.

Pujiono, Bagong, 2007. “Wayang Golek Calung Sritanjung.” Tesis S-2 Penciptaan Seni Pertunjukan Intitut Seni Indonesia Surakarta.

Sarwanto, 2008. Pertunjukan Wayang Kulit Purwa dalam Ritual Bersih Desa, Kajian Fungsi dan Makna. Surakarta: ISI Press.

Sastroamidjojo, Seno, 1961.Renungan tentang Pertunjukan Wayang Kulit. Jakarta: Kinta.

Soetarno, 1988. “Unsur-unsur Estetis dalam Pedalangan Wayang Kulit Jawa Tengah.” Laporan Penelitian ASKI Surakarta dan The Ford Foundation.

_______, 2002. Pakeliran Pujosumarta, Nartosabdo, dan Pakeliran Dekade 1996-2001. Surakarta: STSI Press.

_______, 2004. Wayang Kulit Perubahan Makna Ritual dan Hiburan. Surakarta: Sekolah Tinggi Seni Indonesia Press.

_______, 2005. Pertunjukan Wayang dan Makna Simbolisme. Surakarta: Sekolah Tinggi Seni Indonesia Press.

Soetarno, et al, 2007. Estetika Pedalangan. Surakarta: Institut Seni Indonesia Press.

Soetarno dan Sarwanto, 2010. Wayang Kulit dan Perkembangannya. Surakarta: ISI Press.

Sumanto, 1990. “Dokumentasi Lakon Pakeliran Menak Ki Sindu Jotaryono dari Kebumen.” Laporan Penelitian. Surakarta: STSI.

Suratno, dkk, ”1995. Pengertian Elemen-elemen Estetika Pedalangan Kaitannya dengan Pernilaian dalam Sajian Wayang.” Laporan Peneltian STSI Surakarta.

Suyanto, 2008. “Metafisika Dalam Lakon Wahyu Makutharama Relevansinya Bagi Kepemimpinan.” Disertasi Doktor dalam Ilmu Filsafat Universitas Gadjah Mada.

Zoetmulder, PJ,1990. Manunggaling Kawula Gusti. Jakarta: Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.33153/lakon.v16i1.3153

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

ISSN 1829-5835 (print)

Jurnal Lakon indexed by: