TEMBANG MACAPAT DALAM PENGEMBANGAN BENTUK MUSIKALNYA
Main Article Content
Abstract
sederhana, tempo sedang, perubahan laya mendukung cerita, artikulasi yang jelas, ritme yang mendukung isi dan suasana cerita dan pernapasan diatur sesuai dengan isi kalimat dan tidak memutus kata. Meskipun demikian, sejalan dengan perkembangan seni karawitan, tembang macapat tidak sekedar memenuhi ciri-ciri tersebut, melainkan juga mengalami beberapa pengembangan dari segi
bentuk dan rasa musikalnya.
Kata kunci: pengembangan, musikal, macapat.
Downloads
Article Details
References
Arintaka. 1981. Sekar Macapat Jilid 1 & 2.
Yogyakarta: Dina sP & K DIY.
Arps, B. 1991. “Antara Nembang dan Maca:
Dampak Ilmu Pengetahuan dan
Tehnologi Modern Pada Pembacaan
Puisi Jawa Tradisional di Yogyakartaâ€.
dalam Seni Pertunjukan Indonesia, Jurnal
Masyarakat Musikologi Indonesia, 2 (2), hal.
-118, 1991a.
Darsono dkk. 1995. “Perkembangan Musikal
Tembang Macapatâ€. Laporan Penelitian,
Surakarta: STSI.
Hardjowirogo R. 1952. Serat Pathokaning Nyekar.
Jakarta: Balai Pustaka.
Hastjarjo, G.S. 1979/1980. Macapat jilid I,II III.
Surakarta: Sub Proyek ASKI Proyek
Pengembangan IKI.
Moehanto, B. 1987. Tuntunan Sekar Macapat.
Pemalang: SV Mitra Utama.
Rochkyatno, A. 1998. Tembang Macapat yang
Tersurat dan Tersirat dalam
Menanggapi Perubahan Sosial.
Yogyakarta: Fakultas Sastra UGM
Yogyakarta.
Saputra, K.H. 1992. Pengantar Sekar Macapat.
Depok: Fakultas Sastra Universitas
Indonesia.
Warsapradangga. 1920. “Sesorah Bab Gamelanâ€.
Surakarta: Manuskrip Koleksi
Perpustakaan Reksa Pustaka
Mangkunagaran.