REKONSTRUKSI BUSANA VICTORIAN BERMOTIF BATIK SEJARAH BANTEN SEBAGAI MEDIA PROMOSI BUDAYA DAERAH DALAM KONTEKS MODE KONTEMPORER

Authors

  • Anita Luthfiyah Indonesia Institue of The Arts Surakarta
  • Danissa Dyah Oktaviani Indonesia Institue of The Arts Surakarta

Keywords:

Victorian Style, Banten, Vintage Fashion, Local Busaya Promotion, Motifs History

Abstract

Penelitian ini bertujuan menciptakan karya busana wanita dan pria bergaya Victorian Style yang dipadukan dengan motif batik bertema sejarah Banten, sebagai media visual promosi budaya lokal. Banten, yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah pada abad ke-16, menjadi latar inspirasi untuk merancang motif batik yang menampilkan kapal Belanda, prajurit Belanda dan rempah-rempah. Busana ini bukan sekedar interpretasi gaya masa kolonial, melainkan sebuah pendekatan visual kontemporer yang menggabungkan siluet klasik dengan narasi lokal. Metode yang digunakan mencakup eksplorasi sejarah, perancangan motif, teknik batik tulis colet, serta pembuatan busana dengan teknik pecah pola dan sentuhan dekoratif seperti renda, brokat, dan topi klasik. Hasil karya difoto dalam latar arsitektur retro yang mendukung tema historis, menciptakan sinergi visual antara sejarah dan estetika. Busana ini terbukti mampu menjadi alat komunikasi visual budaya, terutama dalam kegiatan promosi wisata, festival, atau media digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-14

How to Cite

Anita Luthfiyah, & Dyah Oktaviani, D. (2026). REKONSTRUKSI BUSANA VICTORIAN BERMOTIF BATIK SEJARAH BANTEN SEBAGAI MEDIA PROMOSI BUDAYA DAERAH DALAM KONTEKS MODE KONTEMPORER. Runtas: Jurnal Fesyen Dan Wastra Nusantara, 4(1), 38–46. Retrieved from https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/Runtas/article/view/7380